Apa itu Batu Mustika ?

Apa itu Batu Mustika ???

Batu-Mustika-Pelet-Kebal-Kerejekian-Pengasihan

Batu Mustika adalah Suatu Batuan asli tarikan dari alam , bukan dari isian . Penarikan batu mustika tidak bisa dilakukan sembarang orang dan tidak bisa dilakukan hanya sekejap saja , melainkan butuh proses dari jauh jauh hari sebelum dilakukannya penarikan batu mustika.

Batu Mustika juga merupakan sebuah media tawakal dan usaha kita untuk mencapai tujuan kita selain berdoa dan tetap beristiqomah.(Baca juga Tasbih Karomah.)

Dalam batu mustika terisi oleh yang namanya Khodam . Khodam adalah makhluk ghaib dari bangsa JIN atau Malaikat sebagai perantara kekuatan ghaib. Ada pula batu mustika yang hanya terkandung sebuah energi atau biasa disebut batu mustika isian seperti banyak yang beredar sekarang ini batu mustika di online. Saya pun yakin bahwa anda yang membaca artikel ini sudah pintar bisa memilah dan memilih mana yang asli dan palsu . Pada hakikatnya malaikat, jin , maupun energi adalah ciptaan ALLAH SWT yang mana semua itu terjadi atas Ridho dan kehendak ALLAh semata. Sedangkan manusia yang menarik batu mustika tersebut hanyalah memohon kepada ALLAH secara khusus.Pandangan masyarakat dan ulama mengenai batu mustika tentu saja berbeda-beda. Namun jadikan perbedaan itu adalah rahmat, bukan alasan untuk perdebatan atau pertikaian. Perbedaan pandangan atau keyakinan adalah wajar dalam kehidupan manusia. Bahkan dalam agama islam yang jelas-jelas menggunakan satu kitab suci, selalu saja ada perbedaan pandangan antara para ulama. Hal sama terjadi pada agama atau keyakinan lainnya.

HARAM jadinya apabila Anda meyakini bahwa batu mustika , benda bertuah itu punya kekuatan yang terlepas dari kekuasaan Allah. Dan apabila sumber batu mustika itu berasal dari praktek ilmu sihir, maka jelas tidak diperbolehkan. Saran kami, hindarilah Batu Mustika dan Benda Bertuah yang anda temui dari seseorang yang baru/tidak faham betul apa itu tentang batu mustika dan benda bertuah , yang hanya asal menjual asal mendapat keuntungan. Perhatikan juga kiprahnya dalam dunia spiritual dan berapa lama di dalam dunia spirit.

Untuk memperoleh kejelasan yang akurat kami sertakan dalil-dalil yang mengatakan adanya kekuatan pada benda mati, yang tidak lain adalah kekuatan dari Allah SWT. Pada hakikatnya batu mustika dan benda bertuah hanyalah sarana dan media, sedangkan yang menjadi segala sumber kekuatan hanyalah Allah. Salah satu kejelasan yang ALLAH SWT langsung turunkan berupa baju gamis milik Nabi Yusuf:

ALLAH berfirman : “Pergilah kamu dengan membawa baju gamisku ini lalu letakkanlah baju gamisku ke wajah ayahku (Yakub as) nanti ia akan melihat kembali dan bawalah keluargamu semuanya kepadaku” (Surat Yusuf ayat 93).

Baju gamis yang tak lain adalah benda mati, menjadi perantara akan kesembuhan Nabi Yakub, ayah dari Nabi Yusuf. Semua ini terjadi karena kehendak Tuhan, baju gamis milik Nabi Yusuf itu tidak memiliki kekuatan sendiri, melainkan semua kekuatan itu datang dari Allah.

Dan berikut beberapa kisah pada zaman Nabi.

Dari ‘Aisyah r.a dia berkata: “Adalah Rasulullah SAW apabila seseorang mengadu sakit atau ada yang punya bisul/kudis atau luka, maka beliau berkata dengan jari-jarinya seperti ini (Dan Sufyan meletakkan jari telunjuknya ke tanah kemudian mengangkatnya) dan beliau berkata, “Dengan Nama ALLAH, inilah debu tanah kami, dengan ludah sebagian kami, agar orang sakit kami disembuhkan, dengan izin Tuhan kami.” (HR. Bukhori, Muslim, Abu Daud, Nasai, Ibnu Majah dan Ahmad).

Berkah Air Zam-zam

Di dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari-Muslim disebutkan bahwa setelah Rasulullah SAW meminum air dari sumur zam-zam, beliau bersabda: “Ia (air zam-zam) penuh berkah, ia (air zam-zam) adalah makanan yang mengenyangkan dan obat bagi penyakit”.

Jubah Nabi Muhammad SAW

Asma binti Abi Bakr berkata : “Jubah ini pernah dipakai Nabi SAW lalu kami membasuhnya untuk orang sakit agar bisa sembuh dengan jubah tersebut”

Bersumber dari Hadis Riwayat Muslim, lihat Al Ajwibah Al Gholiyah Fii ‘Aqidatil Firqotin Naajiyah bab Tabarruk (Ambil Berkah) Bi Aa-tsaarish Sholihin (Dengan Bekas Orang Sholeh).

Rambut Nabi Muhammad SAW

Kholid bin Walid pernah meletakkan rambut Nabi SAW di dalam pecinya. Lalu pernah pecinya terjatuh di salah satu perangnya, lalu Kholid bin Walid bersungguh-sungguh mengambilnya sehingga para sahabat mengingkarinya karena sebab perbuatan Kholid banyak para sahabat yang gugur. Maka berkatalah Kholid: “Saya tidaklah melakukannya karena sebab peci itu tetapi karena di dalam peci itu terdapat rambut Nabi SAW agar tidak hilang berkahnya dan tidak jatuh ke tangan orang-orang musyrik.” (Kitab Asy Syifa karangan Qodi ‘Iyadh).

Air Wudhu’ Nabi Muhammad SAW

Diriwayatkan dari Abi Juhayfah : “Aku melihat Bilal mengambil air wudhu’nya Nabi SAW dan manusia (para sahabat) pun cepat-cepat mengambil air wudhu’ Nabi tersebut. Lalu siapa saja yang mendapatkan air wudhu’ Nabi tersebut mereka mengusapkan air wudhu’ Nabi tersebut (ke tubuhnya), sedangkan yang tidak mendapatkan air wudhu’ Nabi tersebut, mereka mengambil dari basahan di tubuh para sahabat Nabi yang berhasil mengambil air wudhu’ Nabi”. (HR. Bukhori dan Muslim, yaitu untuk tabarruk dan memohon kesembuhan)

Cincin Nabi Sulaiman

Dikisahkan dalam Tasfir Alqur’an Surah Shad 34, bahwa nabi Sulaiman memiliki cincin bertuliskan kalimat suci yang punya berkah “kekuasaan” sehingga dengan cincin itu nabi Sulaiman mampu memerintah seluruh alam, termasuk manusia, binatang dan jin. Suatu hari cincin nabi Sulaiman dicuri oleh jin ifrit, sehingga nabi sulaiman tersingkirkan dari kerajaan dan posisinya digantikan oleh jin ifrit yang menyamar sebagai nabi Sulaiman. Kejadian dia terjadi atas kehendak Allah untuk mengingatkan nabi Sulaiman agar bertobat atas kelalaiannya membiarkan istrinya menyembah berhala. Setelah melalui proses pertobatan yang panjang, akhirnya Nabi Sulaiman mendapatkan cincin itu dan kembali berkuasa di kerajaannya.

Tongkat Nabi Musa

Nabi Musa memiliki tongkat kayu yang diberkahi keajaiban, misalnya tongkat itu bisa menjadi ular besar yang mengalahkan ilmu sihir dukun-dukunnya Firaun. Di lain waktu tongkat itu sebagai sarana membelah lautan hingga Nabi Musa dan pengikutnya bisa melewati lautan tanpa tenggelam. Pernah juga tongkat Nabi Musa dipukulkan ke sebuah batu, dan dari batu itu muncul 12 mata air untuk 12 suku bani israel. Sebagai orang yang beriman kepada Allah, Anda pastinya tidak menganggap tongkat Nabi Musa itu sakti, melainkan Anda meyakini bahwa tongkat itu hanyalah perantara pertolongan dari Allah. Begitu juga seharusnya Anda menyikapi Tasbih Karomah.

 

Dan di Tanah Indonesia yaitu kita punya 9 Wali ALLAH yang mengajarkan agama islam masuk ke Indonesia. Dengan segala karomah yang diberikan ALLAH SWT kepada para wali tersebut kita bisa melihat sendiri hasilnya sekarang.

Namun tetaplah menjadi manusia yang cerdas , tidak ketergantungan terhadap sesuatu yang dimaksud dengan benda bertuah , apa lagi sampai di puja , jadikanlah ilmu yang anda dapat hari ini menjadi bekal yang tidak di umbar begitu saja tanpa kesiapan diri anda. Semoga menjadi bermanfaat dan menambah wawasan anda yang masih merasa Ragu .

Untuk Mendapatkan batu mustika yang asli tarikan dari alam dari Low sampai High quality sangat Recomended Click Here!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s